Kinerja BNN Kabupaten Batu Bara Disorot, Penangkapan dan Penahanan Warga Sergai Terkesan Janggal

  • Bagikan
Kinerja BNN Kabupaten Batu Bara Disorot, Penangkapan dan Penahanan Warga Sergai Terkesan Janggal

Beritaini.top Kinerja BNN Kabupaten Batu Bara Disorot, Penangkapan dan Penahanan Warga Sergai Terkesan Janggal

Kinerja BNN Kabupaten Batu Bara Disorot Penangkapan dan Penahanan Warga
Logo Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batu Bara (Foto dikutip dari portal website Humas BNNK Batu Bara)

Berita Hari Ini – Batu Bara : 

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan penangkapan terhadap 3 orang terduga pelaku narkoba Warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Informasi yang dihimpun Berita Hari Ini, BNNK Batu Bara melakukan penangkapan terhadap Warga Sergai berinisial AS alias U dan juga MP alias M dikediaman M dipinggir Jalan Lintas Tebing Tinggi – Kisaran.

Tepatnya di Desa Laut Tador, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), disekitaran Perkebunan PT Gotong Royong (Kebun Mandaris), pada Selasa (02/08/22), sekira Pukul 19:30 Wib.

Berselang Dua Hari kemudian, BNNK Batu Bara melakukan penangkapan terhadap Y alias O dirumahnya, pada Kamis (04/08/22) sekira Pukul 12 : 30 Wib.

Tapi terkait prosedur penangkapan yang dilakukan oleh BNNK Batu Bara dinilai ada kejanggalan.

Diantaranya, saat melakukan penangkapan dan penggeledahan dikediaman terduga pelaku pengguna narkoba berinisial M diduga tidak melibatkan saksi atau tidak adanya Perangkat Desa setempat, seperti Kepala Dusun (Kadus) saat melakukan penggeledahan rumah kediaman M.

Selain itu, diketahui BNNK Batu Bara yang mengamankan (menangkap) 3 orang terduga pelaku narkoba juga melakukan penahanan selama beberapa hari kepada 3 orang Warga Sergai tersebut.

Tetapi saat Penangkapan dan Penahanan terduga pelaku narkoba itu, disebut pihak keluarga tidak ada pemberitahuan dari BNNK Batu Bara.

Pihak keluarga mengaku tidak ada diberi informasi dan tidak pernah diberikan Surat  Penangkapan ataupun Surat Penahanan.

Sehingga pada saat itu pihak keluarga sempat bingung terkait status mereka sebagai apa sehingga dibawa dan ditahan oleh BNNK Batu Bara.

Ketiga orang terduga pelaku narkoba tersebut diduga sudah ditahan beberapa hari, AS alias U dan MP alias M diduga telah ditahan selama 6 Hari, dan Y alias O diduga telah ditahan selama 4 Hari.

Namun walaupun kabar yang beredar mereka sudah ditahan, tapi disebut salah satu pihak keluarga (istrinya), dirinya tidak tahu pasti Suaminya ditangkap oleh siapa dan berada dimana.

Karena tidak ada kejelasan ataupun tidak ada informasi terkait status terduga pelaku narkoba yang ditangkap dan ditahan oleh BNNK Batu Bara tersebut.

“Enggak, enggak pernah (tidak ada pemberitahuan dan tidak ada surat penangkapan yang diberikan)” ucap salah satu pihak keluarga kepada Berita Hari Ini.

Informasi yang dihimpun Berita Hari Ini bersama beberapa Wartawan media online kepada masyarakat, saat dilakukannya penangkapan terhadap 3 orang terduga pelaku narkoba tersebut, sama sekali tidak ditemukan Barang Bukti Narkoba.

Tapi yang menjadi pertanyaan masyarakat, jika tidak ada Barang Bukti (BB) Narkoba (sabu-sabu), kenapa ditahan sampai berhari-hari, dan kenapa tidak segera dilepaskan saja. Kenapa orang yang telah ditangkap dan ditahan selama 6 Hari, tapi tanpa ada surat pemberitahuan apapun kepada pihak keluarga.

Dan terduga pelaku narkoba tersebut dibebaskan pada sore hari dan ada yang dibebaskan malam hari.

Adanya kejanggalan tersebut menimbulkan pertanyaan ditengah-tengah masyarakat, dan Kinerja BNNK Batu Bara juga disorot Publik terutama dari media sebagai kontrol sosial.

Terkait adanya penangkapan 3 orang Warga Sergai itupun dikonfirmasi oleh Berita Hari Ini langsung ke Kantor BNNK Batu Bara, Rabu (10/08/22).

Tetapi sayangnya Kepala BNN Batu Bara, AKBP Zainuddin tidak berada ditempat pada saat itu.

“Maaf Pak, saya otw ke Medan, besok pagi Rapat di Polda Sumut. Senin atau Selasa lah kalau ada yang mau di konfirmasi” Balas pesan WhatsApp Kepala BNNK Batu Bara kepada Berita Hari Ini.

Kunjungan konfirmasi Tim Berita Hari Ini saat itupun diterima oleh Zulfikar Nasution, Bagian Umum, tapi Zulfikar mengaku tidak mengetahui secara pasti terkait adanya Penangkapan 3 orang Warga Sergai itu.

“Kalau yang bapak bilang diamankan (3 orang ditangkap) tadi, pastinya saya belum tau, ada bidang masing-masing, orang brantas kan lidik sidik, ada yang lebih berkompeten untuk menjawab pertanyaan orang Bapak” 

“Biasanya kalau ada yang ditangkap (ditahan) orang ini memberikan Spkap (Surat perintah penangkapan) kepada keluarga, makanya keluarga nya tau” katanya sambil menyampaikan bahwa dirinya tidak dapat menjawab pertanyaan Wartawan. 

Saat Wartawan meminta bagian pemberantasan untuk memberikan keterangan dan menanggapi informasi yang beredar, tetapi bagian pemberantasan tidak ada yang dapat dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi terkait hal itu, padahal Wartawan sudah berjam-jam berada dan menunggu diruangan Kantor BNNK Batu Bara.

Menindaklanjuti upaya konfirmasi tersebut guna kepentingan pemberitaan, Tim Berita Hari Ini mencoba berupaya melakukan konfirmasi ulang kepada AKBP Zainuddin selaku Kepala BNNK Batu Bara dan menyambangi kembali kantor BNNK Batu Bara, di Jalan Lintas Sumatera Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, pada Senin (15/8/22).

“Saya tidak ikut dalam operasi tersebut” jelas Kepala BNNK Batu Bara saat ditanyai Wartawan.

Dihadapan awak media, Kepala BNNK Batu Bara ini terlihat berulang kali menelepon anggotanya saat Wartawan mempertanyakan kronologi terkait penangkapan 3 orang Warga Sergai tersebut.

Terkesan Zainuddin selaku Kepala BNNK Batu Bara seolah tidak mengetahui secara pasti terkait kronologi penangkapan yang dilakukan sejumlah anggotanya terhadap 3 orang Warga Sergai itu.

Saat Wartawan meminta tanggapan kepada Kepala BNNK Batu Bara, AKBP Zainuddin dengan adanya pemberitaan yang beredar terkait kinerja BNNK Batu Bara soal penangkapan 3 orang Warga Sergai itu melalui pesan WhatsApp, Jumat (19/08/22).

Zainuddin menjelaskan bahwa Warga Sergai tersebut saat dilakukan test urine mereka positif menggunakan narkoba dan status mereka disebut rehab rawat jalan.

“Mereka urinenya positif narkoba dan pencandu. Status mereka rehab raawat jalan di klinik BNNK Batubara” balas Kepala BNNK Batu Bara.(Red/Tim)

Editor: Beritaini.top
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.